Our Mission
Misi dan Tujuan Kami

History
Pencemaran lingkungan dengan limbah plastik telah menjadi permasalahan umum yang kerap terjadi di Indonesia. Hal ini karena plastik banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari, dan memiliki keunggulan-keunggulan seperti kuat, ringan dan stabil. Namun, beberapa jenis plastik tidak aman jika digunakan kembali, dan berujung pada pembuangan dalam jumlah besar di setiap harinya.
Untuk mengurangi penumpukan sampah, Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta terus mengajak masyarakat untuk mengubah perilaku dan
kebiasaan dalam mengelola sampah agar kasus penumpukan sampah tidak terjadi lagi. Salah satunya melalui 3 Bank Sampah dengan strategi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk sampah anorganik (Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta, 2021). Selain dengan menerapkan pemilahan sampah di berbagai tempat, beberapa bank sampah yang ada di Kota Yogyakarta telah memiliki mesin pencacah sampah plastik sebagai upaya dalam mengurangi sampah plastik. Tetapi kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan hasil cacahan sampah plastik tersebut belum banyak dan jarang terpikirkan untuk menjadi sebuah produk baru yang memiliki nilai tambah. Padahal, jika masyarakat dapat memanfaatkan limbah-limbah tersebut menjadi barang yang lebih bernilai, tentu persoalan limbah plastik di Indonesia tidak akan membludak dan merugikan banyak pihak. Oleh karena itu, memanfaatkan sampah plastik yang di ubah dari teksturnya yang keras dan polos menjadi menjadi produk baru dengan desain yang unik dan tentunya bernilai jual. Dalam hal ini, plastik yang diolah menjadi produk berkualitas. Kreatifitas diperlukan untuk membuat sebuah produk yang mempunyai fungsi dan bernilai tinggi, produk yang dimaksud ini berupa barang home decor furniture atau instalasi seni.
Tujuan

Sebagai salah satu tujuan utama kami dalam mengurangi menumpuknya limbah, yaitu dengan mengembangkan
produk ramah lingkungan berupa aksesoris interior seperti lampu hias.
Membuat inovasi kreatif yang bernilai fungsi sekaligus alternatif sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia, menjadikan ECOLENA dibentuk dengan memanfaatkan limbah seperti llimbah industri dan limbah plastik menjadi produk aksesoris interior.

Ecolena berasal dari kata eco yang artinya ramah lingkungan, dan lena yang berasal dari etena senyawa campuran untuk produksi plastik (Polyethylene / Polietilena).
Recycled